Ilmu Kesehatan Masyarakat

KETUA PRODI : EVA MAYASARI, M. Kes

SEKPRO           : RISKA EPINA HAYU, M.P.H

JUMLAH DOSEN PRODI : 9 ORANG

AKREDITASI PRODI           : C (SEDANG PERSIAPAN REAKREDITASI)

VISI 

Menjadi Program Studi Kesehatan Masyarakat terdepan di Riau dalam menghasilkan tenaga kesehatan masyarakat yang profesional, berkarakter dan berdaya guna dalam menyelesaikan masalah kesehatan masyarakat tahun 2030.

MISI 

  1. Menyelenggarakan pendidikan kesehatan masyarakat yang berkualitas sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan.
  2. Menyelenggarakan penelitian yang unggul berbasis keilmuan dan keahlian kesehatan masyarakat
  3. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat melalui daerah binaan dalam mendukung upaya peningkatan kesehatan masyarakat
  4. Membangun kemitraan dan jejaring dengan industri, profesi, pemerintah dan organisasi nasional
  5. Membina lulusan yang berkarakter melalui al-insyirah empowerment community.

TUJUAN

  1. Tersedianya tenaga ahli kesehatan masyarakat yang profesional dalam menghasilkan Sumber Daya Insani (SDI) sesuai standar pelayanan kesehatan
  2. Terciptanya karya IPTEK tepat guna melalui penelitian dan terlaksananya dharma bakti kepada masyarakat berbasis penelitian di bidang kesehatan masyarakat.
  3. Menghasilkan pengabdian kepada masyarakat melalui daerah binaan melalui pendekatan promotif dan preventif
  4. Terjalinnya kerja sama internal dan eksternal dalam menyelesaikan masalah kesehatan masyarakat
  5. Menghasilkan lulusan tenaga kesehatan masyarakat dengan semangat GIAT (Gigih, Inovatif, Adaptif dan Taqwa) dalam menyelesaikan masalah kesehatan masyarakat

NAMA DOSEN PRODI :

  1. Eva Mayasari, M.Kes
  2. Riska Epina Hayu, M.P.H
  3. Riski Novera Yenita, SKM, MKL
  4. Ade Pulasta Siprana, SKM, MKL
  5. Rini Harianti, S.Si, M.Si
  6. Rika Mianna, SKM, M. Kes
  7. Silmi Alfadri, SKM, M.Kes
  8. Nofri Hasrianto, S.Kom, M.Kes
  9. Rika Puspa Ayu, S. Psi, MM

Kurikulum Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat

Menuju Era Sustainable Development Goals (SDG’s)yang difokuskan pada sistem ekonomi, sumberdaya alam dan lingkungan serta perhatian dalam bidang sosial. Hal ini tidak terlepas juga dalam bidang pendidikan terutama pendidikan dibidang kesehatan. Program studi S1 Kesehatan Masyarakat mempersiapkan lulusan yang mampu bersaing dalam menghadapi tantangan tersebut. untuk itu dibutuhkan rumusan pendidikan yang tertuang dlam dokumen kurikulum.

Dalam upaya melakukan kualifikasi terhadap lulusan perguruan tinggi di Indonesia, pemerintah telah menerbitkan Perpres No. 08 tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Berdasarkan hal tersebut maka Rapat kerja Nasional Asosiasi Institusi Perguruan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia (AIPTKMI) dan Musyawarah Kerja Nasional Ikatan Ahli kesehatan Masyarakat Indonesia (Mukernas IAKMI), maka di rumuskan kurikulum standar nasional yang menjadi acuan dalam merumuskan kurikulum di setiap perguruan tinggi kesehatan masyarakat di seluruh Indonesia.

 

Jumlah SKS

Jumlah sks Program Studi S1 Kesehatan Masyrakat sebesar 145  yang ditempuh dalam 8 (delapan)semester. Satuan Kredit Semester (SKS) adalah takaran penghargaan terhadap pengalaman belajar yang diperoleh selama satu semester melalui kegiatan terjadwal per minggu sebanyak 1 (satu) jam perkuliahan atau 2 (dua) jam praktikum, atau 4 (empat) jam kerja lapangan, yang masing-masing diiringi oleh sekitar 1-2 jam kegiatan terstruktur dan sekitar 1-2 jam kegiatan mandiri. Satuan Kredit Semester (SKS) di prodi S1 Kesehatan Masyarakat tersusun sebagai berikut :

Jumlah mata kuliah

 

SKS

Jumlah SKS

% SKS

Keterangan

Wajib

Nasional

86

102

70%

Pilihan diluar peminatan magang (2 sks)

 

Institusi

16

 

 

 

Peminatan

 

43

43

30%

Dalam peminatan, termasuk skripsi (4 sks) dan magang (4 sks)

Total SKS

 

 

145

100%

 

 

 

PELUANG PENEMPATAN KERJA :

PERUSAHAAN/ RS/PUSKESMAS SEBAGAI :

  1. Ahli K3
  2. Ahli penyuluhan dibidang esehatan
  3. Ahli audit lingkungan
  4. Dosen
  5. Peneliti (reseacher)

AKTIVITAS KESEHATAN MASYARAKAT

TEKNOLOGI PELAYANAN NIFAS

BAB V TEKNOLOGI TERAPAN DAN TEPAT GUNA DALAM PELAYANAN NIFAS A. OBAT PADA MASA NIFAS Vitamin A 1. Pengertian Vitamin ...
Baca Selengkapnya

TEKNOLOGI TERAPAN DAN TEPAT GUNA DALAM PELAYANAN BAYI BARU LAHIR DAN BALITA

BAB VI TEKNOLOGI TERAPAN DAN TEPAT GUNA DALAM PELAYANAN BAYI BARU LAHIR DAN BALITA A.OBAT DAN FAKSIN LIMA IMUNISASI DASAR ...
Baca Selengkapnya

TEKNOLOGI TERAPAN DAN TEPAT GUNA DALAM PELAYANAN KEHAMILAN

BAB III TEKNOLOGI TERAPAN DAN TEPAT GUNA DALAM PELAYANAN KEHAMILAN A. OBAT DAN VAKSIN PADA KEHAMILAN 1. Vaksin Imunisasi yang ...
Baca Selengkapnya

TEKNOLOGI TERAPAN DAN TEPAT GUNA DALAM PELAYANAN PERSALINAN

BAB IV TEKNOLOGI TERAPAN DAN TEPAT GUNA DALAM PELAYANAN PERSALINAN A. OBAT PADA SAAT PERSALINAN Pereda Nyeri pada persalinan 1 ...
Baca Selengkapnya

Lihat Semua Aktivitas

ARTIKEL KESEHATAN MASYARAKAT

MENGABDI PADA MASYARAKAT DIKILOMETER 12

Sebagai bagian dari acara Grand Opening Unit Produksi SMK Amal Iklas di Desa Bencah Kelubi Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar. Panitia ...
Baca Selengkapnya

MOU STIKes Al-Insyirah Pekanbaru bersama KUIM

MOU STIKes Al-Insyirah Pekanbaru  bersama KUIM ( Kolej University Islam Malaka)  Semoga Makin Sukses ...
Baca Selengkapnya

PELANTIKAN BLM DAN BEM PERIODE 2016/ 2017

Selamat dan sukses atas pelantikan badan legislatif mahasiswa (BLM) dan Badan Eksekutif (BEM ) Stikes Al-Insyirah Pekanbru. Semoga amanah...amin ...
Baca Selengkapnya

Lihat Semua Artikel